Selasa, 12 Agustus 2014

Sosok HEBAT

"KITA TIDAK AKAN PERNAH TAHU BETAPA BESARNYA KASIH SAYANG SEORANG IBU, SEBELUM KITA MENJADI SEORANG IBU"

"Dan Setiap hari dalam hidup saya adalah hari Ibu"

Sampai saat ini kehidupan saya tidak pernah lepas dari Sosok Hebat Seorang Mama. yang bukan hanya berada disisi kita saat kita terlahir didunia ini, dengan begitu setiap merawat dan membesarkan kita, yang terkadang walaupun dia marah saat kita melakukan kesalahan, tetapi tidak pernah meninggalkan kita saat kita berada pada situasi yang sulit atau bukan hanya mendampingi kita saat kita berada dalam Pernikahan.

Mama adalah sosok yang begitu sulit di tebak,terkadang harus menyembunyikan airmatanya agar tidak terlihat kalau dia sedang mengalami kesedihan, selalu bersusaha kuat didepan kita sekalipun mungkin dia sudah tidak mampu, dan ketika kita bahagia dia akan menjadi sosok yang paling berbahagia saat melihat kita bahagia, saat kita tersakiti dan bersedih dia akan menjadi sosok yang begitu terpukul.

Dan saat ini ketika saya menjadi seorang Mama, saya tahu arti KASIH SAYANG dan CINTA seorang Mama kepada anaknya. sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tidak bisa dilukiskan dan di tuliskan..

Sosok yang selalu ingin yang terbaik untuk anaknya, tidak akan pernah berhenti Berdoa untuk kita. Jarak tidak akan pernah menjadi penghalang untuk Kasih Seorang Mama. sekalipun terkadang kita sebagai seorang anak bisa dengan mudah lupa akan sosok seorang Mama, tetapi kita tidak akan pernah Terlupakan.

Peran seorang Mama tidak akan tergantikan karena Sehebat apapun kita saat ini, ada doa seorang Mama yang hebat selalu mendoakan kita, tidak pernah lelah berharap semua yang terbaik untuk kehidupan kita.

Kebahagiaan Seorang Mama adalah ketika melihat anaknya Bahagia dan Kebahagiaan seorang anak adalah karena sosok Mama yang Hebat.

Saat ini saya sedang melewati dan menikmati hari-hari menjadi seorang Mama, dan saya begitu bahagia karena Saya memiliki Mama yang mengajarkan saya banyak hal tentang hidup dan tentang Keluarga.

Bahwa benar, ketika kita Menikah dan Menjadi Seorang Ibu, itu adalah dimana Kehidupan Kita dimulai, Kehidupan yang Baru, dan kita harus siap menjadi sosok yang luar biasa untuk Kehidupan kita yang baru. dan "Siap Menjadi Seorang Ibu harus Siap Mengalami Perubahan besar dalam hidup (Mama)"








Kamis, 20 Maret 2014

KEHIDUPAN BARU

Hari ini saat saya sedang menikmati bermain FB di dalam ruangan kerjaku, tiba-tiba aku ingat kalau sudah lama tidak memposting sesuatu dalam blog.. dan untuk Mengisi Blog special hari ini saya akan menulis tentang Indahnya Kehidupan Baru yang Saya mulai sejak tanggal 12 Februari 2014.. 

Rabu 12 Februari 2014, saat itu seolah menjadi hari dimana aku terlahir kembali dengan kehidupan yang berbeda..

"Doa dan dukungan dari orang-orang yang menanti Kelahiran si kecil juga menjadi penyemangat, mereka semua menunggu di luar pasti tidak berhenti mendoakan Perjuangan KAMI Berdua.. "

Saat menunggu proses dalam ruang operasi , mataku tidak berhenti memandangi jam dinding yang terpajang tepat di samping kananku.. Satu menit bagaikan Satu jam.. dan aku baru bisa bernafas lega saat Dokter berteriak sambil tertawa "yee, swita ternyata babymu cowok bukan cewek, selamat ya, baby sudah di bawah ke ruangan sebelah" ..God terima kasih,  PEMBERIAN dan ANUGERAH yang teramat INDAH dari TUHAN bagi kami.. 

Semua rasa takut yang bercampur aduk dalam batin HILANG  seketika, dan tergantikan dengan Bahagia yang tidak dapat di ungkapkan dengan Kata-kata saat melihat Kehidupan Baru telah hadir ke dunia melengkapi kehidupan kami berdua.. :*

Seolah ingin berteriak dengan bangga "Hey,,Sekarang aku jadi Ibu " =D agar semua orang tau.. Penantian dengan airmata berujung pada Airmata Bahagia.. Ciuman dan bisikan sayang dari Ayah si kecil "Terima kasih untuk Perjuangan kalian sayang,love u", membuatku bangga menjadi seorang Wanita.. 

Wajah-wajah Bahagia mereka semua yang menanti, terlihat jelas saat melihat si kecil berjenis kelamin laki-laki lahir dengan sehat dan kami berdua berhasil melewati proses persalinan melalui operasi dengan selamat :)

Melihatnya di bungkus dengan kain, mata kecilnya yang masih tertutup, dan mendengarkan tangisan kecilnya, membuatku tak mampu menahan airmata bahagia, mengingat kembali Perjuangannya selama di dalam kandungan dan akhirnya hari ini dia melihat Indahnya Dunia.. "Selamat Datang di dunia Baby Boy, kita akan bersama melewati indanhya Dunia".. <3






Menikah dan menjadi seorang Ibu adalah Anugerah tebesar dalam hidupku, memulai kehidupan dengan tanggung jawab baru telah di mulai dan aku siap, semoga kami menjadi orang tua yang bijaksana untuknya dan God Bless My Fam.. <3

 
GIVING LEONARD REBON BAHIMUDA adalah Pemberian dan Anugerah Luar Biasa yang Tuhan berikan bagi keluarga kami .. :* 

Terima Kasih Tuhan
Terima Kasih Ayah
Terima Kasih Semuanya ..





Jumat, 11 Oktober 2013

Kakek dan Nenek - "Menggendongmu selalu"

Di daratan china tinggal lah sepasang kekasih nenek dan kakek. Si nenek dan si kakek ini sudah lama sekali menikah. Hasil pernikahan mereka membuahkan anak-anak yang lucu. Semua anak-anaknya sudah berhasil, dan akhirnya si nenek dan kakek ini pun hanya tinggal berdua saja..

Pada suatu hari, si nenek berkata pada sang kakek

"Kek, jalan ke taman yuk, kita udah lama nih ga jalan ke taman.. mau bernostalgia tentang hari-hari kita yang dulu.."

Sang kakekpun menjawab

"Mari nek.. "

Akhirnya mereka pun jalan ke taman sore itu, bergandengan penuh canda tawa dan ceria.
Si kakek dan nenek pun akhirnya duduk di suatu bangku di tengah taman.
Si nenek dengan serunya bertukar cerita dengan si kakek tentang kisah cinta si kakek dan nenek ini dulu.. bagaimana mereka bertemu dan bagaimana mereka bisa sampai ke jenjang pernikahan.

Hari sudah mulai sore, di tengah bercerita si nenek pun "tertidur" dengan lelapnya..

Si kakek yang masih blm mengetahui bahwa si nenek "tertidur" hanya bicara

"Kita sudah tua.. maklum.. suka ketiduran sendiri.. hehe"

Si kakek pun masih dalam posisi bergandengan dengan setia duduk di samping si nenek yang sudah "tertidur lelap" ini..

Detik demi detik berlalu.. menit demi menit, tak terasa sudah hampir tengah malam menjelang.. si nenek masih "tertidur lelap"..

Sang anakpun mendatangi si kakek yang sedang berada di taman.
Anaknya mengetahui keberadaan si kakek karena si kakek sudah menuliskan pesan di atas meja..

Sang anak pun begitu terkejut melihat ibunya yang sudah meninggal..
tapi sang anak diam saja, dia tidak kuat dan sangat bingung 'bagaimana caranya aku akan memberi tahu ayah bahwa si ibu telah meninggal'

sang anak pun mendapatkan akal

"Pa.. kasihan mama kedinginan nanti, dibawa pulang aja yuk..?"

Sang ayah menjawab

"Iya.. nih.. ibumu di tengah cerita bisa-bisanya ketiduran.."

Sang anak pun menawarkan jasa untuk menggendong si nenek

"Pa.. sini mama, biar aku aja yg gendong"

tapi si kakek langsung berdiri dan bilang

"Ga usah, udah biar papa aja yang gendong.. dari dulu juga papa selalu gendong mamamu kok!"

si anak kebingungan lalu menjawab

"jangan pa.. kasihan papa.."

Si kakek bersikeras

"Ga.. papamu ini masih kuat kok! hehe"

lalu si kakekpun mulai menggendong si nenek..

Pada saat sang nenek digendong ke belakang punggung si kakek, tangan si nenek terkulai begitu tak bernyawa.. dan si kakekpun akhirnya tau bahwa si nenek sudah "tertidur" begitu lelap dan tidak akan pernah bangun lagi..

dalam perjalanannya si kakek hanya menangis.. tanpa suara..

sesampainya di mobil si anak, si kakek menurunkan si nenek dan bicara

"kamu udah tahu kan.. kenapa ga ngomong sama papa..?"

si anak hanya terdiam sedih dan merasa bersalah..

pada perjalanan pulang.. si kakek bicara pada si nenek.

"Aku selalu menggendongmu. Menggendongmu saat kamu bangun tidur. Menggendongmu saat kamu akan tidur. Menggendongmu ke keluar dari tempat tidur dan masuk lagi ke tempat tidur. Menggendongmu masuk dan keluar WC. Menggendongmu keluar dan masuk rumah. Menggendongmu ke pasar. Menggendongmu ke manapun kita akan pergi.. tapi satu yang tak pernah aku sangka.. bahwa aku juga akan menggendongmu ke peti mati."








(Just share di kutip dari sebuah blog)

Rabu, 09 Oktober 2013

Hati Kita Pun Perlu di-tune up!

Ada seorang ibu muda jengkel karena suaminya ingin dilayani seperti boss dikantor, dan tidak mau membantu pekerjaan rumah, padahal iapun harus ikut mencari nafkah untuk keluarga mereka. Sering ia mengeluh dan kesal dengan wajah marah. Lama-kelamaan ia memperhatikan, betapa jeleknya wajah orang saat marah. Dari situ didapatinya sebuah ide. 

Ia taruh beberapa cermin di setiap ruangan. Setiap ia ingin marah ia bisa melihat dengan jelas wajahnya sendiri yang jelek di cermin. Cara itu ternyata membuat ia cepat sadar, lalu berhenti marah. Lama kelamaan suaminya merasa aneh dengan istrinya yang sering kali berhenti marah,… setelah beberapa minggu berlalu,… anehnya,…. suaminya mulai ingin membantu pekerjaan-pekerjaan rumah. Wowww dahsyat,….!!!

Dengan bercermin, orang bisa menyadari kesalahannya. Dalam hidup rohani, bercermin artinya mengkoreksi diri, memeriksa diri. Introspeksi. Menyelidiki apakah hati kita masih lurus di hadapan Tuhan atau mulai terpikat pada jalan yang berdosa. Dalam kitab Ratapan 3, Yeremia menyatakan perlunya memeriksa diri. Perhatikan ungkapan yang ia pakai. Menurutnya, seorang muda yang enerjik pun harus belajar “me-nanti dengan diam” , “duduk sendirian dan berdiam diri” , “merebahkan diri dengan muka dalam debu” , bahkan siap menanggung hukuman (Rat 3 : 32,33). Semuanya menyatakan sikap merendahkan hati. Rela dikoreksi dan berpaling kepada Tuhan jika sudah sesat.

Kesibukan dan rutinitas kerja bisa membuat kita jarang memeriksa diri. Padahal setiap hari kita berbicara, juga membuat rencana dan keputusan. Kapan terakhir kita merenungkan: apakah perkataan saya menyakiti orang? Apakah rencana saya seturut dengan kehendak Tuhan? Apakah keputusan saya bijak dan benar? Sama seperti mobil perlu diperiksa (tune up) secara berkala agar kon-disinya tetap prima, hati kita pun perlu di-tune up!

JANGAN MENUNTUT ORANG LAIN BERUBAH, MULAILAH MENGKOREKSI DIRI, DAN MULAI MERUBAH DIRI KITA TERLEBIH DAHULU.



Rabu, 02 Oktober 2013

Happy

Bersyukur atas semua yang TUHAN ijinkan kita nikmati.
Bukti Kasih Tuhan..
Kadang Tuhan mengijinkan kita berada pada ujian yang memproses kita..
Tetapi setelah ujian itu, Tuhan membuktikan bahwa dia tidak pernah meninggalkan kita..
Dan Dia tau waktu yang Tepat.. :)
Impossible is nothing in GOD
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 28 Mei 2013

Mama I LOVE YOU

Dengan wajah yang murung dan rambutnya yang mulai memutih,
Tubuhnya yang di balut dengan sepasang baju berwarna gelap, wanita itu kira-kira berumur 45 tahun, dia begitu mahir memainkan jari-jemarinya merajut syal dengan perpaduan dua warna hitam dan merah.

Dia memang tidak sedikitpun memperhatikanku tetapi tanpa dia sadari aku sedang memperhatikannya.
Berada di situ dan duduk memperhatikannya bukan tujuanku, tetapi tidak sengaja mataku tertuju padanya, awalnya aku tidak tertarik untuk memperhatikannya tetapi ketika untuk yang ke dua kalinya mataku tertujuh padanya, aku semakin merasa ada sesuatu yang berbeda, apalagi saat keringat menetes di pipinya dan dengan sapu tangan berwarna putih dia menyekanya sambil sedikit menarik nafas dan mengucak matanya yang mungkin mulai perih karena memperhatikan jarum dan benang-benang itu.

Akupun seolah penasaran dengan wanita itu dan  mencoba mendekatinya, aku menyapa wanita itu dan dia pun membalasnya walaupun hanya suaranya yang aku dengar karena dia tidak menatapku. aku merasa kurang nyaman karena aku seakan berfikir bahwa mungkin dia tidak nyaman juga dengan keberadaanku. :-(

Awalnya aku berfikir bahwa syal yang sedang di rajut itu untuk di jual, tetapi ternyata aku salah.
"warnanya bagus, di jual ya bu ?" tanyaku pada ibu itu. "oh bukan neng ini saya buat untuk anak perempuan saya yang sedang sakit, biar dia tidak kedinginan dan tidak masuk angin", jawabnya.

Dan akupun membalasnya dengan senyuman, hanya kira-kira lima menit setelah itu aku pun pamit untuk pergi. dan ketika aku mulai beranjak dari tempat duduk, ibu itu langsung melihat ke arahku dan berkata, "hati-hati ya neng, makasih", ungkapnya sambil tersenyum. dan aku pun seolah merasa puas karena akhirnya dia melihatku.

Sampai di rumah, aku tiba-tiba berfikir bahwa wanita itu begitu luar biasa, kasih sayang seorang ibu untuk anaknya yang begitu luar biasa.
Begitu sabar merajut benang-benang itu dengan jarum, agar menghasilkan sesuatu yang luar biasa untuk anaknya yang sedang sakit. dia begitu teliti sampai hanya mampu melihatku pada saat aku akan beranjak dari situ.
Seorang ibu selalu ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk anaknya walaupun mungkin terkadang kita sebagai anak LUPA dan seolah tidak melihat pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan oleh Ibu kita.

Kejadian singkat itu mengajarkanku banyak hal bahwa kita tidak hanya cukup menghargai pemberian ibu dengan menerima apa yang ibu berikan tetapi bagaimana kita menghargai usaha yang ibu kita lakukan demi semua yang dia berikan untuk kita anak-anaknya...^_*

Mama I LOVE YOU